Kata-kata Mutiara

Kenapa aku harus menghafalkan Al-Qur’an ?!


إِنَّ هَذَا الْقُرْآنَ يَهْدِي لِلَّتِي هِيَ أَقْوَمُ وَيُبَشِّرُ الْمُؤْمِنِينَ الَّذِينَ يَعْمَلُونَ الصَّالِحَاتِ أَنَّ لَهُمْ أَجْرًا كَبِيرًا

”Sesungguhya Al-Quran ini menunjuki ke jalan yang paling lurus, dan memberikan kabar gembira orang orang beriman yang beramal shaleh bahwasanya bagi mereka pahala yang besar” (Q.S 17: 9)

Al-Qur’an adalah sebuah mukjizat yang sangat luar biasa, tiada tandingan yang dapat menandinginya bahkan jika seluruh manusia dan bangsa jin bersekutu untuk menandingi Al-Qur’an maka mereka tidak akan pernah bisa sebagaimana firmanNya:

قُل لَّئِنِ اجْتَمَعَتِ الإِنسُ وَالْجِنُّ عَلَى أَن يَأْتُواْ بِمِثْلِ هَـذَا الْقُرْآنِ لاَ يَأْتُونَ بِمِثْلِهِ وَلَوْ كَانَ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ ظَهِيراً

“Katakanlah: "Sesungguhnya jika manusia dan jin berkumpul untuk membuat yang serupa Al Qur'an ini, niscaya mereka tidak akan dapat membuat yang serupa dengan dia, sekalipun sebagian mereka menjadi pembantu bagi sebagian yang lain". (Q.S 17:88)

Allah Subhanahu Wa Ta’aala meurunkan Al-Qur’an kepada Nabi ummat seluruh manusia yaitu Nabi Muhammad shallahu ‘alahi wa sallam melalui malaikan Jibril sacara berangsur-angsur sebagaimana firmanya :

وَقُرْآناً فَرَقْنَاهُ لِتَقْرَأَهُ عَلَى النَّاسِ عَلَى مُكْثٍ وَنَزَّلْنَاهُ تَنزِيلاً

“Dan Al Qur'an itu telah Kami turunkan dengan berangsur-angsur agar kamu membacakannya perlahan-lahan kepada manusia dan Kami menurunkannya bagian demi bagian.” (Q.S 17:106)

Guna untuk memudahkan umat manusia dalam memahaminya, mentadaburinya, membacanya, menghafalkannya serta mengamalkannya. Kalam yang merupakan pedoman hidup manusia bagi mereka yang menginginkan keselamatan dunia dan akhirat serta selamat dari kesesatan yang tiada ada ujungnya.

Sungguh dampak yang sangat luar biasa ketika seseorang menjatuhkan pilihanya untuk mempelajari Al-Qur’an serta mengorbankan dirinya untuk menanamkan Al-Qur’an dalam dadanya, kemulian demi kemulian sirih berganti mendatanginya.

ketika seseorang menjatuhkan dirinya ke dalam air, maka dampak yang ia terima adalah basah dikarnakan air besifat membasahi yang mengenainya, tidak jauh berbeda ketika seseorang menghafalkan Al-Qur’an maka dampak yang ia terima adalah kemulian, karena Al-Qur’an adalah mulia maka barang siapa yang mendapatkanya maka ia akan menjadi mulia. Adapun sebaliknya barang siapa yang menjauhkan dirinya dari Al-Qur’an maka kehinaan yang ia proleh

قال صلى الله عليه وسلم : إن الله يرفع بهذا القرآن أقواما ويضع به آخرين

“Sesungguhnya Allah meninggikan suatu kaum dengan Al-Qur’an dan merendahkan yang lainnya”

Siapakah yang tidak menginginkan hidup mulia? Allah Subhanahu Wa Ta’aala memberikan kita pilihan guna memberikan kesempatkan kepada kita untuk mengambil yang terbaik, karena orang yang cerdas adalah orang yang mengambil yang terbaik dari sekian yang baik-baik.

Al-Qur’an sebuah tujuna yang harus kita ambil dan kita miliki, dengan cara membacanya, menghafalkanya serta mengamalkanya. Beruntung bagi mereka yang menghafalkan Al-Qur’an, karena Allah Subhanahu Wa Ta’aala telah menyiapkan begitu banyak hadiah serta kemulian kepada para Penghafal Al-Qur’an baik di dunia maupun di akhirat.


Di antara Kemulian yang di dapatkan di Dunia

1. Mendapatkan derajat yang menyerupai derajat para nabi.
“Barangsiapa yang membaca (hafal) Al Qur’an, maka sungguh dirinya telah menaiki derajat kenabian, hanya saja tidak diwahyukan kepadanya.” (HR. Hakim)

2. Mendapankan kedudukan yang terbaik
”Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al Qur’an dan mengajarkannya” (HR. Bukhari dan Muslim)

3. Para penghafal Al Qur’an bersama para malaikat yang mulia dan taat
“Dan perumpamaan orang yang membaca Al Qur’an sedangkan ia hafal ayat-ayatnya bersama para malaikat yang mulia dan taat.” (HR. Bukhari dan Muslim)

4. Mendapatkan pengharagaan khusus dari Allah
“Sesungguhnya Allah mempunyai keluarga di antara manusia”, para sahabat bertanya, “Siapakah mereka ya Rasulullah?” Rasul menjawab, “Para ahli Al Qur’an. Merekalah keluarga Allah dan pilihan-pilihan-Nya.” (HR. Ahmad)

5. Mendapatkan pahala yang berlipat
“Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Al Qur’an maka baginya satu hasanah, dan hasanah itu akan dilipatgandakan sepuluh kali. Aku tidak mengatakan Alif Lam Mim itu satu huruf, namun Alif itu satu huruf, Lam satu huruf dan Mim satu huruf.” (HR. At-Turmudzi)

Di antara Kemulian yang di dapatkan di Akhirat

1. Al Qur’an akan menjadi penolong (syafa’at) bagi penghafal
“Dari Abi Umamah ra. ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Bacalah olehmu Al Qur’an, sesungguhnya ia akan menjadi pemberi syafa’at pada hari kiamat bagi para pembacanya (penghafalnya).”"(HR. Muslim)

2. Dapat meninggikan derajat di akhirat
“Dari Abdillah bin Amr bin ‘Ash dari Nabi SAW, beliau bersabda, “Akan dikatakan kepada shahib Al Qur’an, “Bacalah dan naiklah serta tartilkan sebagaimana engkau dulu mentartilkan Al Qur’an di dunia, sesungguhnya kedudukanmu di akhir ayat yang kau baca.” (HR. Abu Daud dan Turmudzi)

3. Mendapatkan mahkota kemuliaan
“Mereka akan dipanggil, “Di mana orang-orang yang tidak terlena oleh menggembala kambing dari membaca kitabku?” Maka berdirilah mereka dan dipakaikan kepada salah seorang mereka mahkota kemuliaan, diberikan kepadanya kesuksesan dengan tangan kanan dan kekekalan dengan tangan kirinya. (HR. At-Tabrani)

4. Kedua orang tua penghafal Al Qur’an mendapat kemuliaan
Siapa yang membaca Al Qur’an, mempelajarinya, dan mengamalkannya, maka dipakaikan mahkota dari cahaya pada hari kiamat. Cahayanya seperti cahaya matahari dan kedua orang tuanya dipakaiakan dua jubah (kemuliaan) yang tidak pernah didapatkan di dunia. Keduanya bertanya, “Mengapa kami dipakaikan jubah ini?” Dijawab,”Karena kalian berdua memerintahkan anak kalian untuk mempelajari Al Qur’an.” (HR. Al-Hakim)

Semoga kita semua diberi kemudahan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’aala dalam menghafalkan Al-Qur’an serta dapat mengamalkan kandungannya.

Penulis : M. Uqbah Aziz 

No comments:

Powered by Blogger.